Merti Dusun Jering VIII, Tradisi Bersyukur kepada Sang Pencipta

Godean, Masyarakat padukuhan Jering VIII, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Godean mengadakan upacara tradisional Bersih Dusun yang lebih dikenal dengan merti dusun. Tema merti dusun tahun ini yaitu “Kanthi Merti Dusun Jering VIII Kita Ndadosaken  Masyarakat Gemah Ripah Lohjinawi Tata Titi Tentrem Karta Raharja”. Hadir dalam acara tersebut  perwakilan  dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, jajaran Muspika Godean, Lurah beserta Pamong Kalurahan Sidorejo.

Rangkaian acara digelar dengan melibatkan seluruh warga diawali kenduri dilanjutkan kesenian hadroh, campur sari, organ tunggal dan (Minggu 22/5) diadakan Kirab Budaya mengarak dua gunungan yang dibuka olah Lurah Sidorejo, Peserta kirab meliputi barisan prajurit atau bregodo, ibu-ibu serta anak-anak kecil terlihat antusias dan bersemangat.

 “Tradisi ini merupakan bentuk syukur warga masyarakat kepada Tuhan yang Maha Esa atas segala rahmat dan limpahan berkah serta rejeki”, ungkap Dukuh  Jering VIII Agata Feristan. Sebagai bentuk ungkapan syukur warga telah menyiapkan dua gunungan dari berbagai hasil bumi seperti sayuran dan buah-buahan  ditata dan diperebutkan di lapangan setelah kirab budaya selesai’, lanjutnya.

Ketua penyelenggara Heri Priatmoko menyampaikan bahwa “Merti dusun adalah bentuk syukur sekaligus tradisi budaya. Selain itu juga menjadi sarana menjalin kerukunan antar anggota masyarakat dan bersatu mewujudkan tekad membangun dusun”, tegasnya.

Setelah peserta kirab budaya sampai lapangan sebagai titik finish seluruh gunungan diturunkan menjadi satu untuk diperebutkan oleh masyarakat. Acara Merti Dusun ditutup dengan menyaksikan pagelaran jatilan dari Gamping Tengah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*