Posbindu Upaya Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

Kapanewon Godean bekerja sama dengan Puskesmas Godean I mengadakan pemeriksaan kesehatan Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) pada Jum’at (6/12/2024). Posbindu rutin dilaksanakan setiap tiga bulan untuk seluruh pegawaidi lingkup Kapanewon  sebagai upaya deteksi dini Penyakit Tidak Menular meliputi hipertensi, diabetes melitus, kardiovaskular, kanker, penyakit pernapasan kronis (penyakit paru obstruktif kronik, asma, dan lain-lain). Adapun pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, tekanan darah, Gula Darah, asam urat, dan kolesterol.

dr. Fitria Kusuma Dewi sebagai dokter Puskesmas Godean I mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan, ada beberapa orang yang perlu mendapat penanganan tindak lanjut karena hasil pengecekan lebih dari batas angka normal. “Pemeriksaan tadi ada beberapa orang yang perlu perhatian khusus, gula darah lebih dari 300 ini perlu minum obat khusus untuk tindakan lanjutan. Kemudian beberapa pegawai dengan hasil pemeriksaan asam urat dan kolesterol tinggi, ini perlu memperhatikan asupan makanannya dengan kurangi makanan yang berlemak dan berkolesterol. Perhitungan gula darah yang normal untuk yang lagi puasa 8-10 jam normalnya dibawah 100, kalau sudah sarapan atau ngemil normalnya dibawah 200. Kolesterol juga normalnya dibawah 200. Asam urat untuk laki-laki normalnya dibawah 7 dan untuk perempuan dibawah 6.” imbuhnya.

Penyakit tidak menular tidak bisa dianggap remeh karena membutuhkan waktu yang lama untuk berkembang dan memunculkan gejala. Risiko bahaya bagi kesehatan yang tak kalah tinggi dari penyakit menular, namun hal ini bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat. “Penyakit tidak menular ini bisa dicegah, yang paling utama yaitu dengan memperhatikan pola makan, ada asupan-asupan yang harus dibatasi, kemudian olahraga rutin wajib minimal 3 kali dalam seminggu dengan durasi minimal 30 menit. Olahraga ringan saja, seperti jalan kaki, joging, bersepeda, dan berenang. Olahraga berat seperti sepak bola, tenis dan lainnya justru tidak dianjurkan dilakukan oleh yang sudah berusia lanjut” ucap dokter Fitria.

“Hal yang perlu diperhatikan lainnya yaitu istirahat yang cukup dan tepat waktu. Misal tidur sudah 8 jam tapi tidurnya siang hari, malamnya begadang, itu tetap berpengaruh ke hormonal. Kemudian manajemen stres juga perlu diperhatikan, misal tuntutan pekerjaan. Hal tersebut harus bisa diatur agar tidak menyebabkan stres yang merupakan salah satu pemicu penyakit tidak menular lainnya” tutupnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*